Pohon Maple
5 263

Pohon Maple

Penulis: Наталья
Sebuah cerita dongeng yang menyentuh hati tentang pohon Maple yang membawa kebahagiaan bagi orang-orang di sekitarnya.

Di sebuah kota indah di utara, hiduplah sebuah pohon Maple.

Bagaimana dia sampai ke sini, dia sudah tidak ingat lagi. Biasanya orang berkata, di mana kamu dilahirkan, di sana kamu berguna.

Pohon Maple berdiri dengan merentangkan cabang-cabangnya yang lebar, dan mengamati kehidupan di sekitarnya. Kadang burung pipit berlindung di mahkotanya dari hujan dan angin, kadang anak-anak yang pulang dari sekolah berhenti untuk mengobrol di dekatnya.

Pasangan muda yang sedang jatuh cinta suka bermimpi di bawah bayangannya di musim panas.

Begitulah pohon Maple hidup. Entah berapa lama waktu telah berlalu, seorang kakek berambut putih pindah ke rumah di sebelahnya. Pohon Maple sering melihatnya. Kakek itu memiliki mata yang sedih dan hati yang baik.

Suatu hari kakek itu berhenti di dekat pohon Maple. Pohon Maple berbisik dengan daunnya:

Kakek, aku sudah mengenalmu lama. Kamu sendirian dan aku sendirian. Mari kita bersedih bersama.

Mengapa harus bersedih? Mari kita bersukacita setiap hari. Lihatlah, berapa banyak keajaiban di sekitar kita!

Benar sekali. Pohon Maple mulai memperhatikan bagaimana Matahari bersinar dengan cara yang istimewa, penuh kasih sayang. Orang-orang datang di bawah cabang pohon, berbagi niat baik dan perasaan yang tulus.

Suatu hari di musim gugur yang emas, seorang gadis kecil, siswa kelas satu, mendekati pohon Maple. Dengan antusias, dia mengumpulkan daun-daunnya yang berwarna-warni menjadi rangkaian bunga yang indah, mengelus pohon itu dengan penuh kasih sayang, dan berlari pergi.

"Kakek, lihat! Ini teman-temanku! Mereka nyata, indah!" — teriak gadis itu kepada kakeknya tepat dari pintu. Di hadapan kakek itu, daun-daun dengan keindahan yang luar biasa terbentang seperti kipas.

"Pohon Maple yang baik. Berapa banyak kebaikan yang datang darinya," — pikir kakek itu.

Keesokan harinya pohon Maple ditebang. Dan kekosongan muncul di hati Kakek. Burung pipit tidak lagi berkicau dengan merdu, dan matahari berhenti menghangatkan.

Musim dingin tiba, dingin dan membeku dengan kembang api Tahun Baru.

Kakek menjalani musim itu dengan hati yang terbuka dan kesedihan yang tenang.

Musim dingin berlalu, dan digantikan oleh musim semi yang berseri.

Matahari Mei dengan lembut menghangatkan kehidupan di sekitarnya. Di mana-mana kehangatan terbangun.

Suatu hari cucu perempuannya berlari masuk melalui pintu yang terbuka: "Kakek, dari tunggul pohon maple muncul cabang-cabang kecil dengan daun-daun. Keajaiban! Keajaiban yang sesungguhnya!".

Kakek tertawa, dan dunia menjawabnya dengan tawa yang baik. Kembali tiba saatnya untuk bersukacita setiap hari.

Dongeng Pohon Maple tersedia dalam format FB2 untuk ponsel, tablet, komputer, dan e-book reader.
Dongeng serupa
Bagaimana Kue Bulat Berkenalan di Situs Internet
Bagaimana Kue Bulat Berkenalan di Situs Internet
Kue Bulat pun kadang merasa kesepian. Karena itu ia memutuskan — aku akan mendaftar di situs kencan. Dari situlah semuanya dimulai. Dongeng modern yang penuh pelajaran tentang bagaimana Kue Bulat berkenalan di internet
5 755 2
Bagaimana Kelinci dan Serigala Bertukar Ekor
Bagaimana Kelinci dan Serigala Bertukar Ekor
Dongeng modern yang penuh pelajaran tentang Kelinci dan Serigala yang memutuskan untuk bertukar ekor. Apa yang akan terjadi?
31 880 2
Kisah Putri dan Naga
Kisah Putri dan Naga
Dongeng modern tentang seorang putri yang sangat-sangat takut pada naga yang menakutkan. Namun suatu hari dia memberanikan diri dan memutuskan untuk mengunjunginya... Begitulah teman baru muncul.
12 378 3
Dongeng Tiga Kue Pai
Dongeng Tiga Kue Pai
Suatu hari seorang raja berkata kepada putri-putrinya — buatlah masing-masing satu kue pai untukku untuk hari ulang tahunku. Dua putri melaksanakan tugas itu, tetapi yang ketiga datang dengan tangan kosong. Dari dongeng ini kamu akan mengetahui mengapa
5 393 2

Ingin mendapatkan notifikasi tentang dongeng baru?

↑