Ujian Kebaikan
6 617

Ujian Kebaikan

Penulis:
Sebuah cerita moral kontemporer tentang dua teman dan tindakan kebaikan yang sesungguhnya

Pada suatu hari yang cerah dan indah, dua anak laki-laki tetangga, Kosta dan Misha, sedang dalam perjalanan ke sekolah untuk mengikuti ujian kebaikan.

Sambil berbincang dan membahas beberapa soal ujian, mereka mendekati gedung sekolah.

Tiba-tiba seorang nenek memanggil Misha:

Tolong aku, ya. Bantu aku membawa tas-tas ini ke rumah.

Tidak bisa! Aku tidak punya waktu. Aku sangat terburu-buru ke sekolah, aku punya ujian penting tentang kebaikan! Jika aku terlambat dan tidak lulus, aku akan masuk dalam daftar orang-orang yang tidak baik. Apa aku mau begitu? Lagipula, lihat tas-tasmu itu berat sekali, aku tidak mau capai-capai!

Misha menolak dengan tegas dan melanjutkan perjalanannya.

Kosta melihat jam tangannya dan melihat nenek tua itu terlihat bingung dan sedih. Dia berdiri dengan air mata di matanya, karena sama sekali tidak mengharapkan kata-kata seperti itu dari Misha. Dia tidak tahu bagaimana cara membawa tas-tas itu, dan dia tidak memiliki kekuatan untuk membawanya sampai ke rumah.

Jangan sedih, nenek. Aku punya beberapa menit. Aku akan membantumu dan masih bisa tepat waktu untuk ujian.

Kata Kosta sambil mengambil tas-tas itu.

Duduklah di bangku ini, aku akan membawa tas-tasmu, kemudian aku akan kembali dan membantumu sampai ke rumah.

Kosta dengan cepat membawa tas-tas itu, kemudian mengambil nenek itu di lengannya dan dengan langkah perlahan membawanya sampai ke pintu rumah. Dalam perjalanan mereka berbincang, dan Kosta mengetahui bahwa nenek itu bernama Marina Vladimirovna dan dulu pernah bekerja sebagai guru kelas rendah di sekolah, mengajarkan anak-anak menulis huruf, mengurangi, dan mengalikan.

Marina Vladimirovna, tuliskan nomor telepon saya. Hubungi saya kapan saja ketika Anda membutuhkan bantuan saya. Aku bisa pergi ke toko, ke apotek untuk membeli obat, atau ke perpustakaan untuk meminjam buku.

Kata Kosta saat berpamitan.

Terima kasih banyak, nak! Hatimu sangat baik.

Ucap nenek itu berterima kasih kepada anak laki-laki itu.

Tentang Misha, nenek itu tidak mengatakan apa-apa, dia merasa sangat malu atas perbuatan Misha.

Nah, menurut kalian, siapa di antara kedua anak itu yang lulus ujian kebaikan?

Tinggalkan ulasan

Dongeng Ujian Kebaikan tersedia dalam format FB2 untuk ponsel, tablet, komputer, dan e-book reader.
Komentar()
Dongeng serupa
Bagaimana Kue Bulat Berkenalan di Situs Internet
Bagaimana Kue Bulat Berkenalan di Situs Internet
Kue Bulat pun kadang merasa kesepian. Karena itu ia memutuskan — aku akan mendaftar di situs kencan. Dari situlah semuanya dimulai. Dongeng modern yang penuh pelajaran tentang bagaimana Kue Bulat berkenalan di internet
5 753 2
Bagaimana Kelinci dan Serigala Bertukar Ekor
Bagaimana Kelinci dan Serigala Bertukar Ekor
Dongeng modern yang penuh pelajaran tentang Kelinci dan Serigala yang memutuskan untuk bertukar ekor. Apa yang akan terjadi?
31 874 2
Kisah Putri dan Naga
Kisah Putri dan Naga
Dongeng modern tentang seorang putri yang sangat-sangat takut pada naga yang menakutkan. Namun suatu hari dia memberanikan diri dan memutuskan untuk mengunjunginya... Begitulah teman baru muncul.
12 375 3
Dongeng Tiga Kue Pai
Dongeng Tiga Kue Pai
Suatu hari seorang raja berkata kepada putri-putrinya — buatlah masing-masing satu kue pai untukku untuk hari ulang tahunku. Dua putri melaksanakan tugas itu, tetapi yang ketiga datang dengan tangan kosong. Dari dongeng ini kamu akan mengetahui mengapa
5 393 2
Belum ada apa-apa di sini.

Gunakan 🔊
untuk menambahkan dongeng
ke pemutar

Ingin mendapatkan notifikasi tentang dongeng baru?